MY PERVERT LOVELY, LEE DONGHAE


Lee Donghae is My Everything

♥ Title: MY PERVERT LOVELY, LEE DONGHAE | Author: Areumdaun Lee | Cast: Lee Donghae, Kim Hyunji/YOU | Genre: Fluff–Romance | Rating: 18 | Lenght:  Ficlet ♥

< 2000 words

.

.

Hyunji kesal. Ia tidak henti-hentinya terus menggerutu saat gadis itu menaiki tangga apartemen. Ia tadi sempat tidak kedapatan tempat karena kapasitas lift yang Ia masuki sudah penuh. Tidak hanya itu, kekesalan Hyunji semakin menjadi saat Ia berniat untuk menaiki lift lainnya, ternyata lift tersebut sedang mengalami masalah dan sedang dalam perbaikan.

Ck, kau menyebalkan sekali Lee Donghae!” gerutu Hyunji.

Raut kesal kini jelas kentara sekali di wajahnya saat Ia menyebutkan nama Lee Donghae barusan. Bagaimana tidak? Hyunji terpaksa harus meninggalkan pekerjaannya di Book Store saat tadi Donghae menelponnya dan memintanya untuk segera datang ke apartemennya. Bahkan Donghae pun meminta dirinya untuk memasakkan makanan yang enak untuknya. Jadilah Hyunji harus pergi ke supermarket dulu untuk membeli bahan-bahan yang akan Ia masak nanti.

Hyunji sudah sampai di depan pintu apartemen Donghae. Dan tepat saat Ia ingin mengetuk permukaan pintu berwarna cokelat metalik tersebut, pintu sudah terbuka lebih dulu hingga membuat pergerakan tangan Hyunji pun terhenti di udara.

Eoh, kau sudah sampai? Kenapa lama sekali? Aku kan— Ya! Kim Hyunji, aku sedang bicara denganmu!”

Hyunji melewati Donghae begitu saja saat pria itu sedang bertanya padanya. Ia bahkan tidak menyahuti seruan Donghae. Hyunji masih kesal. Sungguh. Benar-benar kesal dengan sikap Donghae tadi yang meminta ini dan itu padanya. Sementara itu dengan Donghae, Ia sedikit terkejut melihat reaksi gadisnya seperti tadi. Donghae pun memutuskan untuk segera menemui Hyunji di dalam.

Setibanya di dapur Hyunji langsung meletakkan bahan-bahan masakannya di atas meja pantry. Ia masih tidak membuka suara sama sekali, bahkan saat Donghae sudah berdiri di sampingnya pun Hyunji masih tetap diam.

“Ya, kau kenapa eoh? Kenapa wajahmu kusut seperti itu?” tanya Donghae. Ia sedikit membungkukkan tubuhnya saat melihat wajah Hyunji. “Kau marah?” lanjutnya kemudian seraya menarik pelan baju Hyunji.

Hening.

Tidak ada jawaban dari Hyunji. Gadis itu terus saja menyibukkan dirinya tanpa mengalihkan fokusnya pada Donghae sedikit pun. Melihat Hyunji seperti itu membuat Donghae merasa ada yang mengganjal di hatinya. Entahlah, perasaannya menjadi tidak enak sekarang.

.

.

Matahari sudah bergeser ke arah barat, membuat langit kini berubah menjadi jingga kemerah-merahan. Dan itu artinya Hyunji sudah bisa pulang sekarang. Tugas yang sedari siang tadi Ia lakukan di apartemen Donghae sudah selesai. Hyunji merasa lega akhirnya Ia bisa menyelesaikan apa yang Donghae minta padanya.

Tadi siang setelah Hyunji memasakkan makanan yang Donghae minta, Ia kembali melakukan pekerjaan lainnya seperti mencuci piring kotor Donghae, menyapukan apartemennya, membereskan pakaiannya, bahkan Hyunji pun tidak segan merapikan kamar pria itu yang memang jarang sekali di rapihkan oleh pemiliknya. Hyunji melakukan semua itu begitu saja. Padalah Donghae sudah melarangnya tapi gadis itu tetap bersikukuh melakukannya.

Dan di sinilah Hyunji, sekarang Ia sedang berada di ruang tengah. Berniat untuk pamit pada Donghae tapi pria itu malah sedang mandi. Jadi mau tidak mau Hyunji pun harus menunggu Donghae sampai Ia selesai. Hyunji lalu mengambil salah satu majalah yang tergeletak di atas meja kemudian mulai membacanya, mencoba untuk menghilangkan rasa bosannya. Jujur saja, dirinya sebenarnya merasa bosan karena tadi Ia tidak bicara sama sekali dengan Donghae. Entah sudah berapa jam Ia terus membungkam mulutnya.

Ugh! Semua ini karena ulah Donghae.

Tak berselang lama Donghae pun sudah keluar dari kamarnya, pria itu berjalan ke arah Hyunji yang sedang duduk di sofa. Hyunji terlihat serius sekali dengan majalah yang sedang dibacanya. Gadis itu bahkan tidak menyadari kehadiran Donghae di dekatnya.

Merasa dirinya masih didiamkan oleh Hyunji, Donghae pun mulai bertindak saat sebuah ide terlintas di pikirannya. Pria itu lalu berpindah posisi menjadi ke belakang Hyunji. Donghae mengulum senyumnya saat Ia sudah berdiri di belakang Hyunji. Perlahan Donghae pun mulai membungkukkan tubuhnya, wajahnya Ia dekatkan ke telinga kiri Hyunji seraya bergumam. “Hyunji–ya ..”

Hyunji terkejut saat telinga kirinya mendengar sebuah suara, Ia bahkan merasa kegelian karena sebuah hembusan napas menerpa kulit wajahnya. Ketika Ia menolehkan wajahnya, Hyunji merasakan ada sesuatu yang lembut mengenai bibirnya. Membuat tubuhnya tiba-tiba mendadak tegang. Bahkan pupil mata gadis itu kini melebar saat menyadari wajah Donghae sudah berada tepat di depan wajahnya.

Sementara itu dengan Donghae, Ia yang sudah menduga hal ini akhirnya pun mulai memejamkan matanya perlahan. Ia lalu mulai menggerakkan bibir tipisnya, mencium lembut permukaan bibir mungil milik Hyunji. Donghae kemudian menarik tengkuk Hyunji, mencoba untuk memperdalam ciumannya. Pria itu tidak hanya menciumi bibir mungil Hyunji, Ia mulai menyesapnya dan bahkan Donghae pun iseng menggigit bibir Hyunji. Membuat gadis itu mengerjapkan matanya lantaran dikejutkan oleh perlakuan Donghae. Namun beberapa detik berikutnya Hyunji pun larut dalam ciuman yang Donghae berikan.

.

.

“Donghae!”

Hyunji mendorong pelan tubuh Donghae saat pria itu tidak mau melepaskan tautan bibirnya. Ia terlihat terengah-engah lantaran tidak mendapatkan asupan oksigen karena Donghae tidak memberikan dirinya kesempatan untuk bernapas sejenak.

“Ya, kenapa berhenti? Aku masih ingin lagi, Hyunji–ya.” rengek Donghae saat Hyunji tiba-tiba menghentikan ciumannya. Pria itu lalu menarik-narik pelan lengan Hyunji, memohon untuk kembali diijinkan melanjutkan ciumannya. Sungguh, Donghae terlihat begitu manja di depan Hyunji saat ini.

Hyunji menghela napas panjang, Ia menatap Donghae dengan tatapan tidak percaya saat pria itu memintanya untuk melanjutkan ciuman mereka yang sempat terhenti tadi. Hyunji mendengus. “Aish! Ya, ada apa denganmu eoh? Kenapa kau menjadi begitu ..” Hyunji tidak melanjutkan kalimatnya. Gadis itu hanya menatap Donghae dengan tatapan yang sedikit horror.

“Apa? Kenapa kau menatapku seperti itu?” kali Donghae yang bertanya. Pria itu mengeryitkan alisnya saat Ia melihat ekspresi wajah Hyunji.

Hyunji menggeleng cepat, “Tidak. Tidak apa-apa.” ucapnya. Ia lalu melepaskan tangan Donghae yang menggenggam lengannya. Berniat untuk bangun dari duduknya.

Donghae yang melihat Hyunji kini sudah berdiri terlihat bingung kemudian kembali bertanya. “Kau kemana?” tanyanya. Membuat Hyunji langsung menoleh kearahnya.

“Aku mau pulang.” jawab Hyunji.

Donghae lalu ikut bangun dari posisi duduknya, “Pulang?” tanyanya lagi. Ck, Donghae benar-benar! Rasanya ingin sekali mencubit wajah pria itu lantaran dirinya terlalu polos atau apalah. “Tapi aku masih ingin kau di sini Hyunji. Kau tidak boleh pulang.” ucap Donghae lagi.

Hyunji tidak langsung menyahuti ucapan Donghae, gadis itu bergerak untuk meraih tas selempangnya yang Ia letakkan di sofa. Barulah setelah itu Hyunji kembali menatap Donghae seraya berucap. “Aku harus pulang. Karena kau, aku harus menggantikan posisi Ryeowook di Book Store malam ini.” Hyunji kemudian menepuk pelan permukaan dada bidang Donghae. “Baiklah, aku pulang sekarang.”

Tepat saat Hyunji hendak memutar tubuhnya dan berniat mengambil langkah, Donghae menahan tangannya detik itu juga. Membuat Hyunji akhirnya kembali menoleh pada Donghae.

“Apa lagi Donghae?” tanya Hyunji.

Donghae tidak menjawab pertanyaan yang dilontarkan Hyunji. Pria itu hanya memanyunkan bibirnya, menatap Hyunji dengan tatapan manja. Hyunji memejamkan matanya sejenak saat melihat sikap Donghae yang terkesan kekanak-kanakkan. Melihat itu Donghae pun hanya tersenyum lebar menatap ekspresi tidak percaya di wajah gadisnya.

“Baiklah, sini.”

Donghae kemudian mendekatkan dirinya ke arah Hyunji, Ia lalu sedikit membungkukkan tubuhnya di depan Hyunji. Setelah itu Hyunji pun mulai mencium Donghae. Pertama Ia mendaratkan bibirnya di kening Donghae. Hal itu membuat Donghae sedikit kecewa lantaran Hyunji tidak melakukan sesuai yang Ia minta.

“Hyunji, kenapa kau—”

“Sudah diam. Jangan cerewet.” sela Hyunji saat Donghae belum sempat menyelesaikan kalimatnya. Ia lantas menarik kerah baju Donghae untuk kembali membungkukkan tubuh Donghae. Hyunji lalu kembali mencium Donghae. Ia mendaratkan bibirnya di kedua kelopak mata pria itu. Lembut sekali. Ketiga, Hyunji mencium kedua pipi Donghae. kemudian yang keempat Hyunji mencium singkat hidung Donghae. Dan yang terakhir Hyunji mendaratkan bibirnya di bibir Donghae.

Hyunji menciumnya. Cukup lama.

Dan setelah Hyunji melepaskan tautannya, Donghae menangkup wajah gadis itu. Ia menatap lembut Hyunji. “Apa sekarang kau masih marah padaku?” tanya Donghae. Hyunji tidak menjawab pertanyaan Donghae, gadis itu hanya menggelengkan kepalanya. Melihat itu membuat Donghae pun tidak bisa menahan bibirnya untuk tidak tersenyum.

“Aku mencintaimu, Kim Hyunji!” ucap Donghae seraya mencium Hyunji sekali lagi. “Aku sungguh-sungguh mencintaimu.” terus saja seperti itu, Donghae masih suka mencuri-curi kesempatan pada Hyunji. Membuat Hyunji tertawa karena tingkahnya. Donghae memang terkenal manja.  Ya, pria itu memang manja dan kekanak-kanakkan. Tapi sepertinya kini hal itu sudah tidak menjadi masalah lagi bagi Hyunji.

Ya, itu sudah tidak menjadi masalah untuk dirinya selama apapun yang pria itu lakukan bisa membuat Donghae senang, Hyunji akan tetap menurutinya meskipun terkadang dirinya juga sering merasa kesal dengan sikap Donghae. Bahkan jika Donghae sudah berubah pervert seperti tadi.

Ugh! Entahlah.

.

.

.

*Fin*

Ini FF pertama yang isinya Donghae berubah jadi pervert & manja. Ugh! Jujur, pas buat ini aku rada ngga tahan, merasa ngga sanggup buat ngelanjutinnya >.< Tapi .. ya begini. Hasilnya malah ngga jelas xD Maaf kalo ngga nge-feel sama sekali. T.T

Makasih buat yg udah mampir & baca. Sorry for bad fanfict.

Advertisements

2 thoughts on “MY PERVERT LOVELY, LEE DONGHAE

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s