[FINAL] One Year Later


My Haru Lee

♠ Title: One Year Later | Author: Areumdaun Lee | Cast: Lee Donghae, Kim Hyunmi/OC, Park Jung Soo | Genre: Drama–Family | Rating: General | Lenght: Series ♠

.

Previous: [Hyaline] | [She’s Gone] | [Talking To The Moon] | [She’s .. Someone Like You] | [When You’re Gone #1] | [When You’re Gone #2] | [When You’re Gone #3] | [Dropping Tears]

.

“Apa?  Kembali ke Jepang?”

“Hm.”

“Kenapa? Bukankah kau akan menetap di sini? Kenapa harus kembali ke Jepang?”

“Aku memang akan menetap di sini, tapi tidak untuk sekarang.”

“Maksudmu?”

“Oppa, aku harus kembali. Keluarga angkatku pasti menungguku di sana. Aku harus pulang secepatnya.”

“Tapi bukankah keluargamu ada di sini? Apa kau sudah tidak menganggapku sebagai bagian dari keluargamu lagi eoh? Aku juga masih anggota keluargamu, Kim Hyunmi.”

“……”

“Jangan pergi. Tinggallah di sini, hm?”

“……”

“Aku— aku janji setelah aku sembuh, aku akan berubah. Aku tidak akan melukai diriku lagi, aku juga tidak akan membuat Jungsoo hyung khawatir lagi. Aku janji, aku akan berusaha menjadi pria yang lebih baik dari sebelumnya. Dan, aku juga janji setelah ini aku akan menebus semua kesalahanku yang pernah kulakukan pada Hyunji. Aku janji aku akan berubah untuk itu. Hyunmi-ya, kumohon menetaplah.”

“…….”

“Aku tidak memiliki siapapun selain Jungsoo hyung sekarang. Hyunji sudah pergi meninggalkanku dan sekarang kau juga akan pergi. Apa kalian berdua benar-benar ingin membuat hidupku terlihat menyedihkan?”

“Oppa ..”

“Kau tahu, aku sudah kehilangan Hyunji untuk selamanya. Sejak aku kehilangan dirinya hidupku berantakan dan aku tidak bisa mengendalikan emosiku. Hidupku kacau, Hyunmi. Aku bahkan tidak tahu bagaimana diriku akan melanjutkan hidup jika kau benar-benar akan pergi. Semuanya sudah tidak berarti apa-apa. Aku sendirian, Hyunmi.”

“Baik. Aku akan tinggal bersamamu.”

“……”

“Sungguh. Aku akan menetap di sini dan tinggal bersamamu.”

“……”

“Kau benar. Kau memang masih menjadi bagian dari keluargaku. Meskipun hubunganmu dan Hyunji eonni sudah bukan tunangan lagi, tapi bagaimanapun juga kau pernah menjadi bagian dari dirinya. Dan aku percaya padamu.”

“Kim Hyunmi.“

“Aku tidak bisa meninggalkanmu, oppa. Hyunji eonni pernah memintaku untuk menjagamu. Jadi, aku memutuskan untuk menetap di Seoul. Bersamamu dan juga Jungsoo oppa.”

“……”

“Tapi oppa, aku benar-benar harus kembali dulu ke Jepang. Aku harus menemui ayah dan ibu serta Kibum oppa. Aku harus memberitahu mereka dulu bahwa aku sudah bertemu denganmu dan melakukan apa yang Hyunji eonni amanahkan padaku. Setelah itu aku akan kembali ke sini dan tinggal bersamamu. Bagaimana?”

“Ah, rasanya aku tidak ingin kau kembali ke sana. Tapi karena kau juga memiliki keluarga di sana, jadi baiklah. Aku akan mengalah saat ini. Kau boleh pulang dulu.”

“Kau sudah mengijinkanku pulang tapi kau terlihat berat melepasku. Ck, aku harus bagaimana ini?”

“Ya! Bagaimana mungkin aku tidak berat melepaskanmu eoh? Sebagai adik ipar kau tidak pernah menemuiku! Kau kejam, Kim Hyunmi.”

“Omo, ya! Kenapa kau malah membawa-bawa statusku oppa? Aigooo, Donghae oppa sepertinya sedang marah padaku ya?”

“Ya! Kim Hyunmi, jangan meledekku atau aku akan—“

“Aku menyayangimu, oppa.”

“……”

“Dan Hyunji eonni mencintaimu. Sangat mencintaimu.”

“……”

.

.

– One Year Later –

Incheon Airport, 2016.

Aktivitas di bandara sudah kembali terlihat ramai meskipun tidak terlalu padat seperti saat-saat liburan atau saat hari besar negara. Orang-orang sudah kembali melakukan rutinitas mereka setelah menghabiskan natal dan tahun baru yang menyenangkan beberapa minggu lalu.

Adalah Lee Donghae, seorang pria yang saat ini baru saja keluar dari gerbang kedatangan internasional seraya menyeret koper hitamnya. Donghae tampak santai melangkahkan kakinya di atas lantai bandara sembari mengedarkan pandangannya ke seluruh sudut bandara yang luas tempatnya berada.

Pria itu terlihat seperti sedang mencari seseorang diantara orang-orang yang menunggu kedatangan keluarga atau kenalan mereka seraya mengangkat tinggi-tinggi papan nama orang yang ditunggunya. Ia tidak melihat satu orang pun yang memegang papan namanya atau menunggunya. Akhirnya Donghae pun memutuskan untuk terus melanjutkan langkahnya.

Tepat ketika Donghae ingin mengeluarkan ponsel dari saku mantelnya dan berniat menelpon kakak sepupunya —Jungsoo, benda persegi berwarna putih itu sudah lebih dulu bergetar di sana. Donghae kemudian menghentikan langkahnya, melihat siapa yang tengah menelponnya saat ini. Ketika tahu nama siapa yang tertera di layar ponselnya, tanpa menunggu lama Donghae langsung menerima panggilan tersebut. Pria itu tersenyum ketika telinganya mendengar suara si penelpon di sana.

“Aku pikir kau tidak akan menelponku sekarang. Dimana kau anak nakal?” tanya Donghae saat Ia pertama kali mendengar sapaan hangat dari si penelpon.

“……”

Eoh? Berputar? Untuk apa?”

Alis Donghae tampak bertaut samar ketika mendengar ucapan si penelpon. Namun meskipun Ia belum mengerti sepenuhnya dengan ucapan si penelpon, Donghae tetap melakukan apa yang di minta oleh lawan bicaranya. Dan ketika Ia sudah memutar tubuhnya ke belakang, Donghae terpaku di tempatnya berdiri. Senyumnya semakin mengembang saat maniknya melihat seorang gadis sedang berdiri beberapa meter di depannya. Gadis itu juga tengah tersenyum ke arahnya. Wajahnya terlihat sangat senang ketika Ia melihat Donghae tengah tersenyum padanya.

“Selamat datang kembali, oppa.” ucap si penelpon.

Kali ini Donghae kembali dibuat tersipu. Sungguh, dirinya tidak bisa berhenti tersenyum sekarang. Donghae kemudian menurunkan ponselnya dari telinga, pria itu lalu merentangkan tangannya lebar-lebar seraya memberikan kode melalui gerakan matanya untuk meminta si penelpon menghampirinya. Dan seakan mengerti dengan apa yang Donghae lakukan, gadis itu lantas berlari menghampirinya. Ia lalu memeluk erat tubuh pria itu hingga membuat Donghae nyaris terhuyung karena dekapannya terlalu kencang. Namun meskipun begitu Donghae tidak keberatan, Ia tetap senang ketika gadis itu memeluknya. Donghae pun balas memeluknya tak kalah erat kemudian berbisik.

“Aku merindukanmu, Kim Hyunmi.”

.

.

January, 17th 2016.

Sudah seminggu sejak Donghae kembali dari Amerika, pria itu kini sudah tidak pernah menyendiri dan melamun lagi. Donghae bahkan sudah tidak tertutup lagi pada orang-orang sekitarnya. Ia juga sudah terlihat akrab kembali dengan Jungsoo. Donghae dan Hyunmi juga kini terlihat semakin akrab. Hubungan keduanya pun berubah menjadi lebih baik.

Namun dibalik semua hal itu tidaklah mudah bagi Donghae. Ia harus melakukan berbagai macam terapi psikis terlebih dahulu hingga akhirnya sekarang Ia sudah bisa mengendalikan emosinya. Sekarang Donghae sudah bisa kembali tersenyum dan tertawa lagi, pria itu bahkan sudah bisa merelakan kepergian Hyunji secara perlahan.

Donghae sudah berubah. Benar-benar berubah.

Sungguh sebuah keajaiban bagi dirinya untuk bisa kembali mendapatkan hidupnya. Bersama Jungsoo dan juga Hyunmi, kini Donghae bisa melanjutkan hidupnya kembali. Ketiganya pun sekarang hidup dalam satu atap yang sama sebagai keluarga yang bahagia.

Walaupun tanpa Hyunji di sisi mereka.

.

.

.

*Fin*

Akhirnya aku bisa selesaiin ff ini juga setelah beberapa bulan sempat off. Maaf untuk reader yang pernah baca ataupun nunggu kelanjutannya, aku minta maaf karena baru bisa nyelesaiin ini sekarang. Aku tahu ini mungkin mengecewakan dan hasilnya di luar dari yang kalian harapkan. Sekali lagi maaf untuk itu.

Aku boleh bilang sesuatu?

Aku kangen kalian.
Jujur, beberapa bulan ini ngga ngepost itu rasanya sepi. Bahkan ngga berbales komentar pun bikin aku ngerasa kosong. Aku benar-benar merasa kangen kalian, readers.
Sekarang aku baru balik nulis ff lagi, aku harap kalian ngga lupa sama ‘Areum’ si penulis amatiran ini. Dan aku juga berharap setelah ini aku makin rajin ngepost ff.

Oh iya, makasih buat yang udah setia mampir ke WP-ku. Semoga kalian ngga bosen ya liat ff absurd aku di wall WP ini. Makasih untuk semuanya. Makasih buat waktu, komentar, saran, ataupun kunjungan kalian di sini. Aku apresiasiin itu semua.

Sorry for bad fanfict.

With Love— Areumdaun Lee.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s