[Random] — They Are Back!


Ulzzang__

◊ Title: They Are Back! | Author: Areumdaun Lee | Cast: Leana, Bian , Karan | Genre: Drama–Family | Rating: General | Length: Drabble ◊

©AL_2016

.

.

Pernahkah kalian menunggu seseorang dalam rentang waktu yang sangat lama? Seperti, misalnya menunggu kedatangan atau kembalinya seseorang dalam hitungan tahun. Pernahkah kalian seperti itu?
Aku pernah.
Itu benar-benar terjadi padaku. Aku pernah menunggu seseorang dalam hitungan tahun dan itu .. sangat lama. Jangan kalian tanya bagaimana rasanya posisiku saat itu. Tentu saja aku merasa berat akan hal itu dan bahkan aku nyaris menyerah atas semua yang kulakukan demi mengharapkan kembalinya seseorang yang kutunggu tersebut.

 

Tapi .. aku tetap melakukannya. Aku tetap menunggu seseorang di masa laluku yang selalu ingin kutemui lagi. Bodoh jika aku menyerah begitu saja. Aku tetap kukuh ingin terus menunggunya. Kalian tahu kenapa?
Karena tidak semua orang di muka bumi ini mampu bertahan begitu lama dalam hal ‘menunggu’. Hanya ada segelintir orang di antara kita yang benar-benar mampu melakukannya. Hanya orang-orang yang percaya bahwa harapan ada untuk mereka yang setia menanti dan bahagia ada untuk mereka yang bersabar melawan waktu.
Dan aku salah satunya yang percaya hal tersebut.
.
.
– 2016 –
Aku sedikit terkejut melihat kehadiran dua orang pria muda yang berdiri di tengah ruang tamu saat aku baru saja keluar dari kamarku. Kedua pria muda tersebut sangat kukenal karena aku pernah bertemu dengan mereka saat aku masih kanak-kanak dulu.
“Lea, ayo beri salam pada Bian dan Karan.” ucap ibuku yang berdiri di sampingku.
Aku pun mengangguk menyahuti ucapan ibuku. “Ah, iya bu.”
Aku menunduk sopan pada kedua pria muda yang berdiri di hadapanku seraya kemudian aku mengulurkan tangaku. Mereka pun segera menerima uluran tanganku secara bergantian. Aku tersenyum ketika keduanya sama-sama menyunggingkan senyum padaku.
Mereka manis.
Demi tuhan, aku tidak tahu apa yang saat ini sedang terjadi. Apakah ini mimpi? Atau .. ini memanglah kenyataan. Kedua sosok pria muda itu terlihat sangat nyata di hadapanku dan mereka tidak seperti yang kulihat saat aku kecil dulu. Mereka tampak berbeda, penampilan mereka sudah berubah seperti pria -pria muda pada umumnya. Dan .. astaga, melihat mereka yang sekarang tanpa sadar membuatku gugup berhadapan dengan mereka!
Bian dan Karan.
Mereka adalah kakak sepupuku. Kak Bian dan Karan Karan, aku tidak pernah bertemu dengan mereka setelah pertemuan kami yang terakhir saat aku masih duduk di kelas 4 sekolah dasar. Ini adalah pertemuan kami yang kedua setelah 7 tahun kemudian.
Ya, 7 tahun.
Selama tujuh tahun aku tidak pernah menemui mereka dan hanya bisa menunggu sampai Tuhan-lah yang kembali mempertemukan kami. Selama tujuh tahun aku hanya bisa menunggu sembari berharap bahwa aku akan kembali bertemu dengan mereka. Selama tujuh tahun aku hanya bisa diam dan memendam semua perasaan rinduku akan kedua sosok kakak laki-lakiku tersebut.
Aku menyimpan semuanya sendiri. Aku menyimpan semua tangis dan perasaan rinduku selama tujuh tahun! Bisakah kalian bayangkan itu? Aku benar-benar merasa kehilangan mereka setelah apa yang (pernah) terjadi di keluarga kami sampai akhirnya kami berpisah. Selama tujuh tahun! Tujuh tahun aku terus menangis dalam diam tanpa tahu apa yang harus kulakukan. Dulu aku hanyalah seorang gadis kecil yang tidak tahu apa-apa soal masalah keluarga, jadi tidak ada yang bisa kulakukan untuk mencegah perpisahan kami saat itu.
Tapi sekarang apa yang terjadi? Mereka kembali hadir di hadapanku seakan Tuhan telah mendengarkan semua doa-doaku yang selama ini kupinta pada-Nya. Mereka kembali hadir di hadapanku seakan Tuhan telah melihat semua kesedihanku selama tujuh tahun belakangan ini. Mereka kembali hadir seakan Tuhan mengerti bahwa aku benar-benar merindukan mereka.
Bian dan Karan sudah kembali.
Dan aku sangat mensyukurinya. Tidak hanya itu, aku juga benar-benar merasa bahagia karena akhirnya kedua sosok kakak laki-lakiku tersebut kini sudah beranjak menjadi pria dewasa. Kak Bian dan Kak Karan sekarang sudah menjadi pria dewasa yang selalu kuidam-idamkan. Kenapa? Karena selama ini aku selalu membayangkan bagaimana rasanya memiliki kakak laki-laki (dewasa) seperti semua teman sebayaku. Dulu aku sangat iri pada semua teman sebayaku yang memiliki kakak laki-laki karena mereka bisa dilindungi dan dimanja oleh kakak mereka. Tapi sekarang aku sudah tidak khawatir lagi karena aku juga sama seperti mereka. Aku juga memiliki kakak laki-laki dan mereka berdua sangat tampan.
Terima kasih telah kembali. Kak Bian, Kak Karan.
.
.
*Fin*
Makasih buat yang udah baca tulisan absurd ini. Maaf kalo masih banyak typo di sana-sini karena aku buatnya dadakan :3 Dan jujur aja, sebenarnya ini dari kisah nyataku yang baru aja kejadian pagi tadi. :’)
Oke skip~
 
Jangan lupa tinggalkan jejak ya?^^
Chaww~
 
– AL –
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s