[Random] — A Wall That Make Us Change


Ulzzang Girl_

¶ Title: A Wall That Make Us Change | Author: Areumdaun Lee | Cast: Leana | Genre: Angst (Not really) | Rating: Teenage | Length: Drabble ¶

©AL_2016

A/N: DANGER! Ini bukan fanfiction. Sama sekali bukan!
Jadi bagi kalian yang baca tulisan Areum yang ini, aku harap ngga ada yang muntah ya. Kenapa? Karena ketika kalian baca ini, aku benar-benar ngga tau kalian bakal bertahan baca sampai habis atau ngga. Hati-hati! Ini banyak unsur ke-ALAY-annya yang tersebar di setiap alurnya (mungkin aja) ><

Well, happy reading girl~

Masihkah aku menyimpan perasaan ini untuknya? Apakah aku masih mengharapkan dirinya hingga saat ini? Atau .. Mungkinkah aku masih memiliki kesempatan untuk sekedar bisa berdiri di hadapannya lagi seperti dulu?

Ck! Tidak mungkin!

Sudah pasti jawaban atas semua pertanyaanmu di atas itu adalah TIDAK MUNGKIN. Ya, bagaimana bisa kau memiliki pikiran seperti itu huh? Apa kau tidak ingat bagaimana dirimu selama lima tahun terakhir ini setiap kali kau berhadapan langsung dengannya? Apa kau tidak sadar juga bahwa kau ini hanyalah gadis bodoh yang sama sekali tidak menarik baginya huh?

Kau pasti sudah gila, Lea. Benar-benar gila tentunya.

Sudah jelas selama ini dia sama sekali tidak pernah melihatmu meskipun setiap waktu kalian sempat berpapasan di suatu tempat yang entah dimana itu. Sudah jelas Ia tidak pernah menanyaimu meskipun terkadang kau selalu menanyakan dirinya (pada diri sendiri) di setiap keadaan. Dan lagi, dia bahkan tidak pernah memikirkanmu (walau sedetik pun— mungkin) meskipun setiap saat otakmu selalu diracuni oleh namanya.

Benar. Aku pasti sudah gila.

Untuk apa aku masih memikirkan dirinya? Toh, dia juga belum tentu memikirkan diriku di sana. Dan lagi, selama lima tahun ini kenapa juga aku masih mengingatnya? Bukankah dirinya juga belum tentu mengingatku sampai saat ini? Gila— ah tidak. Aku bukan gila, tapi hanya bodoh. Ya, kau memang bodoh Lea. Bodoh karena terlalu mementingkan dirinya sementara dirimu sendiri tidak terlalu dipentingkan olehnya.

Entah sejak kapan aku mulai ‘membodohi’ diriku sendiri karena dia. Yang pasti jauh sebelum semuanya (yang saat ini) terjadi, aku dan dirinya selalu baik-baik saja dan kami tidak pernah terbelit masalah apapun. Aku merasa bahwa dulu hubungan kami terasa baik-baik saja dan komunikasi kami sangat lancar, tapi .. entah sejak kapan kedekatan kami mulai merenggang hingga akhirnya kami pun menjadi tidak pernah seakrab dulu lagi.

Rasanya seperti ada sebuah dinding raksasa yang menjulang tinggi di antara kami. Sebuah dinding berwarna merah kecokelatan dengan ukuran batu-batunya yang sangat besar, berdiri di antara aku dan dirinya seolah dinding tersebut sengaja memisahkan kami dan membuat kami saling menjauh satu sama lain. Aku tidak tahu kenapa, tapi seperti itulah yang kurasakan. Aku merasa bahwa alasan kami saling menjauh adalah karena adanya dinding tersebut. Entah dinding apa itu, yang jelas karena kehadiran dinding tersebut itulah perubahan-perubahan kecil di antara aku dan dirinya mulai nampak hingga akhirnya perubahan itu berubah menjadi sebuah keretakan di antara kami.

Dan, sejak keretakan itu muncul kini aku tidak pernah lagi bertemu dengannya. Aku tidak pernah berhadapan langsung dengannya lagi seperti dulu. Aku tidak pernah menegurnya lagi, bahkan untuk sekedar melihat dirinya dalam jarak dekat pun aku merasa enggan karena aku sadar bahwa keadaan kami sekarang sangatlah kaku dan terlihat canggung satu sama lain. Tapi sebenarnya dibalik semua perubahan yang terjadi di antara aku dan dirinya, aku merasa bahwa aku merindukan dirinya.

Tanpa sepengetahuannya, aku diam-diam merindukannya dari jauh.

.

.

*Fin*

Gilaaaaa!! Aku pasti udah gilaaaaaa!! >< *jambakrambutKyuhyun* (soalnya kalo rambut Donghae, sayaaanngg~ 😀 dia juga kan lagi wamil. Ya ngga? xD Kkk~)

Aduh, maaf reader’s .. ini efek dari kelamaan hiatus jadinya aku rada ngawur dan malah posting hal-hal yang mengerikan begini. Aku harap kalian benar-benar ngga muntah dan kalau pun memang pada muntah semua pastikan kalian muntah di tempat yang tepat ya? :’v Kkk~

Well, sorry for everything reader’s.

Dan makasih buat kalian yang udah mampir & sempetin baca tulisan angker ini :3

With Love — Areumdaun Lee.

Advertisements

2 thoughts on “[Random] — A Wall That Make Us Change

  1. Ini udah bagus qo, kalo ditambah konflik ato dijelasin knp bisa tiba2 retak n dijelasin jg dr sudut pandang donghae, bakalan keren sii…..
    Heheee sekedar pndapat aja ini eon….

    Like

    • Thank you for your comment sist^^
      Well, sebenernya ini bukan fanfict dear. Ini cuman sekedar ide iseng aku aja buat tulisan aneh ini XD Hhehee. Dan disamping itu kamu benar, emng masih banyak kurangnya dalam postingan ini. Aku sengaja ngga terlalu memperjelasnya. Btw, makasih skli lagi untuk komentar kamu. Saran kamu sangat membantu 🙂

      Like

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s