[Random] — My Hippocampus Memory


Ulzzang - 2

¶ Title: My Hippocampus Memory | Author: Areumdaun Lee | Cast: Natasha Jo | Genre: Angst (Not Really) | Rating: Teenage | Length: Drabble ¶

AL_2016

Berhenti untuk mengingat seseorang ternyata bukanlah hal yang mudah untukku. Terlebih lagi jika seseorang yang sedang kucoba hapus dari pikiranku adalah seseorang yang dulu pernah ‘singgah’ sesaat di hidupku.

Ya, singgah. Tapi hanya sesaat saja.

Entah sudah berapa kalinya aku terus mendorong diriku untuk menghapus bayangan orang tersebut dari kepalaku, sulit. Aku tidak tahu sudah berapa kali aku mencoba untuk melakukannya secara perlahan-lahan. Membuang satu per satu potongan memori tentang dirinya seperti melepaskan potongan puzzle, keping demi keping sampai potongan itu tidak tersisa. Aku tidak bisa melakukannya, itu terlalu sulit untuk kulakukan.

 

Tapi di samping itu juga aku tidak mau mengingat dirinya lagi sebagai orang yang pernah memberiku berbagai macam perasaan entah itu terkait dengan perasaan senang, sedih, sakit, kecewa, atau bahkan marah. Aku tidak mau mengingatnya seperti itu. Hal itu hanya akan membuatku terus merasa buruk ketika memikirkannya. Hatiku tidak akan bisa mengendalikan perasaanku sendiri ketika pikiranku mulai terbawa lagi olehnya. Aku sudah cukup menderita hanya dengan membayangkan dirinya sesaat saja apalagi jika aku harus terus-terusan memikrikan dirinya. Mungkin kepalaku akan terus merasakan sakitnya juga.

Aku tidak mau.

Masa laluku yang pernah kulalui bersamanya cukuplah aku ingat hanya sebagai kenangan yang tidak perlu kuungkit-ungkit lagi. Aku hanya cukup menyimpan kenangan itu sendiri, menutupnya rapat-rapat tanpa harus kembali menggungkitnya kemudian menangis tersedu-sedu ketika mengingat hal-hal apa saja yang sudah pernah kulalui bersamanya. Aku terlalu takut jika aku harus kembali membayangkan bagaimana diriku ketika bersama dirinya meskipun aku tahu bahwa tidak semua kenanganku bersamanya berisi air mata dan luka. Walau bagaimana pun juga aku pernah bahagia bersamanya bukan? Tentu saja, aku bahagia bersamanya.

Tapi semua itu kemudian berubah menjadi hari-hari terburukku ketika dia mulai meninggalkanku. Ya, dia pergi. Dia memutuskan untuk pergi meninggalkanku tanpa sedikit pun penjelasan darinya kenapa dia melakukan itu padaku. Dia hanya pergi begitu saja. Pergi seperti sebuah angin yang bisa dengan bebas bertiup kemana pun angin itu ingin pergi. Bukankah itu terlalu menyakitkan?

Oh ayolah, semua orang juga tahu bagaimana rasanya ditinggalkan seseorang tanpa penjelasan apapun. Bisa jadi ketika seseorang itu telah pergi meninggalkan kita maka bukan tidak mungkin jika suatu hari kita memilih untuk tidak lagi mengingatnya ‘kan? Bukan tidak mungkin jika suatu hari nanti kita juga lebih memilih untuk menyimpan rapat-rapat kenangan pahit itu atau bahkan memilih untuk melupakannya sekali pun.

well, aku tidak tahu bagaimana reaksi orang-orang  ketika mereka berada di posisi seperti itu. Tapi yang jelas aku memilih pilihan yang tertulis di atas tadi. Aku memilih untuk melupakannya dan hanya mengingatnya sebagai sebuah informasi. Bukan sebagai orang yang pernah meninggalkanku begitu saja dengan sebuah luka yang masih terasa hingga kini.

Ya, aku hanya mengingatnya sebagai informasi.

Aku hanya mengingatnya sebagai seseorang yang pernah ‘singgah’ sesaat di hidupku. Aku hanya mengingatnya sebagai seseorang yang pernah memberiku senyuman dan tawanya hanya untukku. Aku hanya mengingatnya sebagai seseorang yang pernah mengajariku bagaimana rasanya mencintai dan dicintai. Dan aku hanya mengingatnya sebagai informasi dimana dulu aku pernah mengenalnya untuk waktu yang menurutku cukup lama.

He’s just my hippocampus memory.

Sebuah informasi berharga yang menurutku cukup pantas untuk tetap kusimpan rapat-rapat. Sendiri.

.

.

*Fin*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s