Listen .. To You


Kyuhyun Cho~

¶ Title: Listen .. To You | Author: Areumdaun Lee | Cast: Cho Kyuhyun, Park Hyesub/YOU(OC) | Genre: Fluff | Rating: General | Length: Oneshoot ¶

©AL_2017

.

.

Jarum jam pada arlogi yang Hyesub kenakan kini sudah menunjukkan pukul 23.15 KST, empat puluh lima menit lagi sebelum tengah malam dan gadis itu sampai saat ini belum juga terbaring di atas tempat tidurnya. Tidak, sebenarnya sepuluh menit lalu Hyesub sudah berniat untuk menikmati waktu tidurnya setelah Ia menyelesaikan sejumlah sketsa untuk desain pakaian yang dipesan oleh beberapa kliennya. Namun baru sebentar Hyesub memejamkan matanya, gadis itu mendapatkan telepon dari kekasihnya —Kyuhyun, bahwa pria itu baru saja terjatuh di dapur saat hendak memasak ramen. Hal itupun sontak saja membuat Hyesub kembali terjaga dari tidurnya kemudian langsung bergegas ke apartemen Kyuhyun.

Jalanan di depan gedung apartemen yang ditempati Kyuhyun terlihat lenggang ketika Hyesub tiba di sana. Gadis itu menyerahkan sejumlah uang pada supir kemudian turun dari taksi dengan cepat dan setelahnya Ia langsung berlari masuk ke dalam gedung.

Tidak butuh waktu lama bagi Hyesub untuk sampai di lantai empat, tempat dimana kekasihnya itu tinggal. Begitu pintu ift terbuka lebar, Hyesub kembali bergegas menuju apartemen Kyuhyun. Perasaannya semakin cemas ketika Ia mengingat erangan Kyuhyun di telepon beberapa saat lalu. Ia bahkan tidak bisa berhenti memikirkan bagaimana keadaan Kyuhyun sekarang.

“Kyuhyun–ah!” seru Hyesub ketika Ia sudah tiba di apartemen Kyuhyun. Matanya sibuk mencari keberadaan kekasihnya di sana.

Namun karena Ia tidak melihat adanya sosok Kyuhyun di ruang tengah dan di kamar pria itu, Hyesub pun lantas melenggang pergi menuju dapur untuk memastikan jika Kyuhyun memang masih berada di sana. Dan benar saja, ketika Hyesub baru sampai di ambang pintu pembatas antara dapur dan ruang makan, gadis itu mendapati Kyuhyun tengah terduduk di lantai seraya memegangi tangan kanannya. Tidak hanya itu saja, pemandangan lain yang Hyesub dapati di sana adalah adanya beberapa bahan makanan yang tercecer di lantai dan sedikit genangan minyak yang berada tak jauh dari tempat Kyuhyun duduk.

Eoh, Hyesub–ah, kau sudah datang?” Kyuhyun mendongak, menatap Hyesub dengan tatapan lega ketika Ia baru menyadari keberadaan gadisnya di sana.

Hyesub menghampiri Kyuhyun, gadis itu berjongkok di hadapan Kyuhyun seraya menatap kondisi tangan Kyuhyun yang terlihat merah. “Ya, apa yang terjadi eoh? Kenapa tanganmu seperti ini?” tanya Hyesub cemas.

“Aahh .. ini, tadi aku berniat untuk memasak ramen. Namun sebelum itu aku ingin memasak beberapa potong daging dan sosis sebagai menu tambahan, tapi karena aku tidak menempatkan botol minyak goreng dengan benar di atas meja, aku menyenggolnya dan membuatnya tumpah di lantai.” Jelas Kyuhyun mengenai kronologis kecelakaan kecil yang terjadi padanya.

Kening Hyesub tertaut ketika gadis itu mendengarkan penjelasan Kyuhyun, “Lalu? Jangan bilang bahwa setelah kau menumpahkan minyak, kau terpeleset karena menginjak genangan minyak itu. Iya?”

Kyuhyun sebenarnya malu mengakui kecerobohannya di depan Hyesub, namun Ia juga tidak bisa berbohong pada gadis itu dengan mengatakan alasan lain, toh mau bagaimana lagi? Disaat seperti ini Kyuhyun tidak bisa memikirkan alasan apa yang bisa Ia katakan pada Hyesub demi menutupi tindakan cerobohnya ini. Jadilah Ia memilih untuk mengaku saja pada Hyesub, Kyuhyun mengangguk mengiyakan dugaan Hyesub barusan.

“Astaga! Jadi kau sungguh terjatuh karena terpeleset genangan minyak itu?” Hyesub menghela napas, menatap Kyuhyun dengan tatapan tidak percaya. “Dan itu, bagaimana tanganmu bisa menjadi merah seperti itu? Apa kau membentur sesuatu saat kau jatuh?”

Kyuhyun melihat tangannya sejenak, “Emm, kalau soal ini .. ini karena aku menarik wajan panas yang akan kugunakan untuk menggoreng potongan daging dan sosis itu. Aku tidak sadar jika saat aku jatuh ternyata tangan kananku menariknya, jadi .. ya, seperti ini.” Kyuhyun kembali menatap Hyesub di depannya seraya kemudian mengangkat sedikit tangan kanannya, sengaja ingin memperlihatkan kondisi tangannya pada gadis itu.

Hyesub tidak tahu harus mengatakan apa lagi pada Kyuhyun setelah Ia kembali mendengarkan penjelasan pria itu. Sungguh, Hyesub benar-benar tidak mengerti dengan apa yang terjadi pada kekasihnya itu. Jika Kyuhyun memang merasa lapar, kenapa pria itu tidak memesan makanan siap saji saja dibandingkan harus repot-repot seperti ini? Lihat, jika sudah seperti ini, siapa juga yang akan mengurus sisa kekacauan yang terjadi di tempat kejadian selain dirinya yang dimintai pertolongan oleh Kyuhyun untuk pertama kalinya?

“Oh ya ampun, kau ini .. benar-benar.” gumam Hyesub dalam hati sebelum akhirnya Ia membantu Kyuhyun bangun dan menuntunnya menuju ruang tengah untuk mengompres memar ditangannya.

.

.

.

Hyesub baru kembali setelah Ia selesai mencuci piring makan Kyuhyun, Ia lalu bergabung bersama Kyuhyun di ruang tengah dan ikut menikmati tayangan berita tengah malam yang sedang Kyuhyun tonton. Kemudian selang beberapa detik berikutnya, Hyesub pun pamit pada Kyuhyun, mengatakan bahwa Ia harus pulang karena besok pagi Ia harus menyerahkan beberapa desain barunya pada atasannya.

“Hyesub–ah, tidak bisakah kau menginap di sini? Jangan pulang, eoh?”

“Tidak bisa, aku harus pulang, Kyuhyun. Besok aku harus ke kantor pagi-pagi sekali.”

“Oh ayolah, tinggal saja semalam di sini. Untuk urusan kau pergi ke kantor pagi-pagi buta sekalipun, aku bisa mengantarmu nanti. Kumohon .. menginaplah di sini, Hyesub.”

“Tapi Kyuhyun–ah, besok aku—”

Ya, kau tidak lihat kondisiku? Tanganku dibalut perban sampai begini, bukankah itu berarti aku akan memerlukan bantuan seseorang untuk mengerjakan sesuatu yang tidak bisa kukerjakan sendiri?”

Hening. Kalimat Kyuhyun barusan berhasil membuat Hyesub terdiam, gadis itu mencoba memikirkan tawaran Kyuhyun, mempertimbangan apakah seharusnya Ia tetap tinggal atau meninggalkan pria itu begitu saja di sana. Sementara itu dengan Kyuhyun, pria itu diam-diam malah bersorak senang karena berhasil membuat Hyesub bimbang. Ia tahu sebenarnya gadisnya itu sudah pasti akan memilih memprioritaskan dirinya jika Ia sedang dalam kondisi seperti ini. Kyuhyun tahu, Hyesub pasti tidak akan tega meninggalkannya sendirian ditengah-tengah kondisinya yang sedang ‘tidak baik’.

Hyesub menghela napas, Ia terlihat berat ketika memikirkan dirinya harus mengesampingkan pekerjaan sejenak, tapi di satu sisi Hyesub juga tidak bisa mengabaikan kondisi Kyuhyun. Ia pasti akan merasa semakin berat hati jika mengabaikan Kyuhyun demi pekerjaannya.

“Baiklah. Aku akan menginap di sini.” ucap Hyesub yang langsung membuat Kyuhyun mengulum senyumnya. Namun dengan cepat Hyesub kembali bicara sebelum Kyuhyun benar-benar kelewat senang atas keinginannya yang dituruti. “Tapi ingat! Hanya untuk malam ini saja. Besok-besok jangan lagi memintaku melakukan ini kecuali kau dalam keadaan darurat. Mengerti?”

Kyuhyun tidak bisa lagi menahan senyumnya, kali ini pria itu benar-benar terlihat senang atas keputusan yang diambil Hyesub. Ia tahu, Hyesub pasti akan memilih dirinya diatas semua hal yang dimiliki oleh gadis itu. Kekasihnya itu sungguh mendengarkan apapun permintaannya dan selalu berhasil membuatnya semakin jatuh cinta lewat kepribadiannya yang menawan itu. Ya, Hyesub bukan saja hanya kekasih yang baik bagi Kyuhyun, tapi Ia juga adalah pendengar yang baik dimana Kyuhyun selalu menjadi prioritasnya. Dan karena hal itulah Kyuhyun juga tidak akan ragu-ragu untuk memberikan segalanya juga pada Hyesub.

Yes, girl. I understand!” ucap Kyuhyun dengan semangat seraya memberikan hormat pada Hyesub. Pria itu kemudian mengecup pipi Hyesub dengan singkat, lalu mengatakan kalimat yang hasilnya sukses membuat wajah Hyesub bersemu merah.

I love you, Park Hyesub.”

.

.

.

*Fin*

Selingan. Persembahan buat Kyuhyun tercinta sebelum dia berangkat wamil(?)

Huhuuu~ My Vitamin Kyu~ T_T
Donghae belum pulang wamil, kamu udah nyusul aja Kyu. Terus nanti aku ngelanjutin nulis fanfict gimana kalo inspirasiku pergi semua? *Hiks*

Well, untuk readers .. semoga kalian suka ya? Maaf kalo masih ada typo. Aku gak sempet cek lagi. Oyaa btw, makasih udah mampir♥

Advertisements

6 thoughts on “Listen .. To You

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s